LXC Container Ubuntu

Ini sepertinya bisa dijadikan alternative lain selain virtual box, adapun beberapa kelebihannya adalah memori jauh lebih ringan dari virtualbox, tapi kekurangannya belum bisa membuat VM, karena container itu pada prinsipnya mendompleng memori kernel dari host, jadi cuma proses yang perlu saja yang membutuhkan memori.

Proses instalasinya tidak terlalu rumit Continue reading “LXC Container Ubuntu”

Advertisements

backup dan restore container

jika anda akan menggunakan fitur backup dan restore container (CT) untuk membuat suatu mesin lain yang mempunya fitur yang sama, mungkin ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelumnya, karena prinsipnya dengan restore, semua setting konfigurasi mungkin akan sama seperti mac address meskipun ip address bisa dirubah

— hapus network yang sudah ada sebelumnya
pada folder network, jika ada beberapa interface network sebelumnya milik container terdahulu, disarankan hapus semuanya sehingga akan mendapatkan kembali mac address yang baru, sehingga konflik mac address yang sama bisa dihindarkan Continue reading “backup dan restore container”

Proxmox Container todo after

Berikut hal-hal yang harus dilakukan setelah menambahkan container dalam proxmox.

Jika anda tidak menggunakan VLAN untuk containernya, remote saja secara langsung dengan putty IP server di setting CT tersebut,

Tapi jika anda menggunakan VLAN lanjutkan membaca

Rubah network CT
tambahkan network device (veth)
berikan nama misalnya eth0, pilih bridge yang digunakan, isikan VLAN Tag, lainnya biarkan auto Continue reading “Proxmox Container todo after”

Powered by WordPress.com.

Up ↑