Background app linux

Background app terkadang kita perlukan jika saat running script, kita ingin menggunakan console lagi untuk keperluan yang lain.
Caranya lumayan mudah yaitu dengan menambahkan tanda “(spasi)&” di belakang command untuk launch scriptnya.
contohnya:
$ .\testScript.sh &

anda juga bisa menggunakan Ctrl + Z untuk membawa command yang terlanjur running ke┬ámode suspended Continue reading “Background app linux”

Advertisements

Find files di linux

Posting kali ini berisi tentang kumpulan perintah-perintah dalam melakukan pencarian/ searching di Linux

— Find files ignore case sensitif

$ find path -iname "yangDicari"

contoh
$ cd ~/fileSaya
$ find . -iname “xu*”
maka akan mencari di dalam fileSaya
./xubuntu_master_xubuntu_pxubuntu.zip
./xubuntu512
./xubuntu512/xubuntu512.vbox
./xubuntu512/xubuntu512.vbox-prev
./xubuntu512/xubuntu.vdi

atau

$ find / -iname "xu*"

Continue reading “Find files di linux”

bash auto complete

enaknya bekerja di linux modus cli adalah anda bisa pencet tombol tab aja untuk mengeluarkan perintah apa saja yang tersedia

Jika anda menginstall linux dalam mode minimal, mungkin beberapa paket belum terinstall secara default, jika suatu saat anda mungkin mendapatkan suatu console screen dimana tombol tab tidak berfungsi sebagai mana mestinya.
Silahkan dicoba install bash-completion

$ sudo apt-get instal bash-completion

kemudian edit
$ nano /etc/bash.bashrc Continue reading “bash auto complete”

byobu – the best command tool

Mumpung lagi banyak ide, kita sekarang lanjut saja dengan tool yang wajib untuk pengguna linux atau administrator.
Namanya adalah byobu.
Aku tak tau arti singkatannya, tapi namanya lumayan aneh.
Pertamanya aku kira mungkin prinsipnya hampir mirip sama dengan byod (bring your own device)
mungkin byobu artinya bring your own bu. wakakaka

Oke, lanjut
byobu bisa membuat session kita berpindah-pindah dan bisa multi window.
dan banyak lagi fungsi yang lain. Continue reading “byobu – the best command tool”

menjalankan command dengan timer

Oke, sepertinya pelajaran linux kita kali ini berlanjut.
Kali ini kita dihadapkan pada kasus dimana sebuah perintah diperlukan untuk mengupdate server, tapi beberapa user masih sedang mengakses data dari server tersebut.
Baiklah, tanpa perlu harus menunggu mereka menutup filenya, kita bisa memberikan perintah timer dalam satu line (menyambung posting sebelumnya).

Anda hanya perlu tambahkan perintah “sleep” diikuti oleh lama dari delay tersebut.
anda bisa menambahkan s (second), m (minute), h (hour), d (day) Continue reading “menjalankan command dengan timer”

Powered by WordPress.com.

Up ↑