Mengganti zentyal domain controller

Dengan keluarnya zentyal versi 5 yang baru, saya akan mengupgrade domain yang dulunya berbasis samba3 menjadi samba4.
Dibandingkan mengupgrade server yang sudah ada yang mungkin saja beresiko, akan lebih baik jika misalnya menambah server baru yang sudah zentyal 5, join dengan domain yang sudah ada, kemudian demote server DC yang lama.

>> Cek roles
serverbaru$ samba-tool fsmo show Continue reading Mengganti zentyal domain controller

Find files di linux

Posting kali ini berisi tentang kumpulan perintah-perintah dalam melakukan pencarian/ searching di Linux

— Find files ignore case sensitif
$ find path -iname “yangDicari”
contoh
$ cd ~/fileSaya
$ find . -iname “xu*”
maka akan mencari di dalam fileSaya
./xubuntu_master_xubuntu_pxubuntu.zip
./xubuntu512
./xubuntu512/xubuntu512.vbox
./xubuntu512/xubuntu512.vbox-prev
./xubuntu512/xubuntu.vdi

atau
$ find / -iname “xu*”

Continue reading Find files di linux

I Love Open Source

Jika misalnya masih bisa kita pakai yang gratis kenapa harus bayar?
Ada banyak software gratis yang bagus, dan lebih powerfull dari yang berbayar.
Software itu juga disebarkan open sourcenya sehingga anda bisa melihat isinya, jadi gak kayak beli kucing dalam karung, anda juga bisa berkontribusi membuatnya menjadi lebih baik lagi.

Linux
Anda bisa belajar pertama dengan menggunakan linux sebagai daily driver anda. Berusahalah agar anda menanamkan rasa cinta dulu dengan OS ini.

Jika pertama kali anda menggunakannya mengalami kesulitan, itu sangat wajar, ibaratkan anda biasanya menggunakan motor matic, sekarang beralih ke motor manual, ada beberapa teknik yang harus anda adaptasi.

Pelajari dulu dari yang mudah, saya sempat mencoba Linux ubuntu gnome 16.04 dan to be honest, tampilannya keren banget, mirip android dengan fluid transition effect. coba dulu deh dengan live cd. Continue reading I Love Open Source

Proxmox notes

— Install windows dengan virtIO
Jika anda install windows langsung dengan virtIO maka susah menginstall driver virtIO. tapi ada caranya agar bisa menggunakannya.
install dulu windows dengan sata, kemudian add hard drive kedua dengan kapasitas minimal (misal 1gb)
Load iso driver virtIO dengan cd rom, buka device manager, cari device yang ada warningnya, update drivernya dan pointing ke cd rom tadi.
setelah terinstal poweroff VM, remove hard disk sata tadi, kemudian nanti akan ada unused hard disk, double klik lagi, dan load dengan virtIO.
hapus hard disk kedua (1 gb), klik remove lagi untuk permanen

Install GUI ubuntu server

Jika bisa ubuntu server jangan diinstall gui lagi karena akan membuat celah keamanan, tapi jika anda perlu gui minimalis, mungkin anda bisa menggunakan openbox karena ringan.
jika anda ingin menginstall desktop alternatif yang lain coba cek disini

Seperti kasus kemarin, saya install ubuntu server untuk xeoma cctv app, dibandingkan install ubuntu desktop, saya memilih untuk install ubuntu server, kemudian hanya untuk load xeoma saya menggunakan openbox Continue reading Install GUI ubuntu server