Terima kasih lalat

Dari dulu aku memang sering berpikir, kenapa Tuhan menciptakan lalat ya? binatang yang sering dikonotasikan membawa penyakit.
Tapi disatu sisi kita bisa tahu dengan adanya lalat, bisa mendeteksi mana makanan yang menggunakan bahan berbahaya, misalnya jika ada penjual ayam di pinggir jalan tapi sama sekali tidak ada lalat yang hinggap atau berkeliaran diatasnya, ada kemungkinan pedagang tersebut menggunakan bahan berbahaya, mungkin pengawet, atau “untuk tujuan lainnya”.

Ada suatu ketika saya diminta untuk membeli ayam untuk makanan si kecil. hampir sepanjang jalan nangka mondar mandir melihat dagang ayam, tapi tidak ada lalat sama sekali. Skip that.
Akhirnya coba ke pasar, disana saya juga keliling di semua dagang ayam. dari sekian dagang, cuma 1 dagang saja yang saya liat ada lalatnya. FIX, saya beli disana.

Kenapa?, karena dulu pengalaman saya saat persiapan membuat ayam panggang, lalat pasti akan datang setelah kita bersihkan ayam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s