satu motor untuk bekerja

Okay, sepertinya ini postingan yang memang ingin aku tulis mengenai keseharianku sekarang yang untuk bekerja menggunakan satu motor bersama istri.
Hehe aku tidak bisa bercerita banyak tentang ini, dan akan lebih bagus kalau aku berikan saja komparasinya, mungkin ceritanya nanti aja belakangan setelahnya.

Kelebihan

  1. Hemat, tentu saja.
    Jalur kerja kami bisa dibilang satu arah meskipun tidak bisa dibilang satu garis lurus menuju tempat kerja masing-masing. Meski jarak tempuh untuk si motor lebih jauh dibanding satu rute saja.
  2. Ada teman ngobrol
    Iya ini yang bagus, kami bisa mengobrol banyak tentang apa yang terjadi di kantor. Itu sih seharusnya. Tapi kebanyakan yang terjadi adalah, diam dijalan karena dia otaknya mumet, begitu juga denganku (masih terganjal masalah kantor mungkin)
  3. Punya Co-Pilot
    Tentu saja 4 mata melihat kejalan lebih bagus dibanding 2.
    Dan memang terkadang sebagai driver terkadang sebagai cowok yang pikiran gak bisa multitasking, di jalan pas kepikiran sesuatu nah otak jadi blank.
    Sering banget di jalan diingetin dengan kode gosokan di perut, entah itu untuk nge-bel, atau ada warning sign untuk memberi perhatian lebih ke jalan di depanku.
  4. Punya driver cadangan
    Nah ini yang gue demen, namanya juga manusia sapa tau ada masalah dengan kesehatan yang terkadang datang tiba-tiba (mudah2an sih nggak), kan nanti istri bisa bawa motornya, nah giliran kita yang dibonceng. Seru kan, bisa meluk pinggang istri. ciee… meski pinggangnya gak selangsing dulu.
  5. Kayaknya masih ada yang lain, tapi lupa, akan diposting belakangan. sementara stop disini dulu ya.

Kekurangannya

  1. Waiting
    Karena kita berbeda tempat kerja, terkadang urusannya berbeda juga. Terkadang saat aku yang harus lembur karena ada trouble dengan internetnya atau ada meeting mendadak, ya terpaksa harus ada orang yang menunggu.
    Ini yang terkadang menjengkelkan, dimana kita sedang diharuskan masih tetap bekerja, tapi konsentrasi terpecah karena ada yang menunggu.
    Kalau aku sih asik aja, karena menunggu sambil main game, waktu tidak terasa. Tapi bagi dia, entahlah terkadang gak sabaran. padahal punya game seabrek. But, that is life, all must go on.
  2. Musti bangun pagi
    Untuk kami yang punya jam masuk kerja yang sama, sama-sama 7.30 tentu semua harus tepat waktu. Untuk tepat waktu + jarak yang lumayan jauh (tempat kerjaku + tempat kerja istri) jadinya aku yang harus bangun pagi dan tiba di tempat kerja paling awal. kayak waker aja. wakakaka
  3. Gak bisa makan keluar
    Ya tentu saja gak bisa makan keluar, ya orang gak ada motor. Apalagi saat warung deket tempat kerja tutup atau menunya ngeri wah, overwhelm deh jadinya.
  4. Pulang paling belakang
    Seperti yang saya bilang pada nomor 2. pagi jadi waker, pulangnya kayak waker juga. karena musti nunggu jemputan dulu karena jam pulang kita sama jam 4. Ya musti nunggu 30 menit dlu istri perjalanan dari tempat kerjanya dia ke tempat kerjaku. But, this is no problem, waktu bisa dipake untuk nonton youtube dan lainnya
  5. lanjutannya nanti aja, udah gak ada ide.

Nah, gimana menurut anda?
Enakan bawa satu motor dong.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: