ramen sesetan

pernahkah anda menonton anime naruto saat adegan naruto memakan ramen dengan porsi besar sampai beberapa mangkok? Jika iya, maka anda mungkin akan tertarik mencoba ramen untuk mencoba kelezatan ramen.

Saking seringnya lewat di daerah sesetan dan sering pula mata memandang sebuah warung tepatnya rumah yang disulap seperti warung di pinggir jalan maka membuat rasa penasaran pula untuk mencobanya.

Pada saat memasukin warung tersebut terlihat banyak bangku kosong dan sudah tentu saya hanya sendiri saja yang membeli ramen pada waktu itu.
Saya berpikir, oh tentu saja mungkin warungnya baru buka sehingga warungnya masih sepi.
Setelah memesan ramen dan teh ocha, saya menunggu beberapa saat.

Kemudian datanglah ramen yang telah saya tunggu.
Tapi setelah mencobanya, kok rasanya gak enak ya? apakah karena pembuatnya cuma dompleng nama ramen doang tanpa tahu bagaimana cara buatnya ??? hmm.. mungkin saya nanti perlu nyoba ramen di tempat lain agar tau apakah semua ramen rasanya seperti itu.
Teh ocha yang dikasi juga rasanya plain, dan terasa sedikit. mungkin dikasi mirai ocha terus dicampur es batu.

Kalau dipikir lagi, lebih enak mie bandung yang di sesetan juga.
Mie ini dikenalin sama istri, dan emang jadi warung langganan pada saat pengen nyoba masakan lain.

perbandingan harga juga lebih murah mie bandung.
kemarin sempat lihat di daerah batanghari warung ramen lain akan jadi target selanjutnya. hehe

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s