si pelit dari goa seberang

wah kata kata yang sangat bisa diduga apa yang menjadi isinya.
yaitu tentang kepelitan.

entah mengapa banyak orang kaya yang menjadi semakin pelit.
apakah dia merasa kekurangan harta sehingga menjadi sangat pelit?
bahkan untuk uang kembalian 100 rupiah saja akan diminta kembali.
kurasa dia tidak kekurangan harta, tapi kekurangan tuntunan moral
atau juga asupan dari kedua orang tuanya yang memang terkenal lebih pelit.
pagi pagi waktu kecil dimulai dari sarapan pelit
siangnya dengan nasi pelit
malam minum susu pelit
wah semuanya pelit deh

rasa pelit itu menyebabkan seseorang menjadi tidak dapat melihat kebawah
melihat pada orang-orang yang telah menjadi pijakan kakinya
tapi yakinlah bahwa semua yang dia dapatkan tidaklah kekal
karena semua itu tidak akan mungkin dia bawa sampai liang kuburnya.

“paling paling angklung ane lakar mragatang”.

mungkin prinsip atau motto
“sejuta berawal dari seratus” membuat orang menjadi sangat kalang kabut, dengan uangnya yang seratus rupiah.
keterlaluan.
telah banyak orang-orang kecil yang menderita karenanya.
seperti inikah peranan uang pada seseorang itu, sehingga menyebabkan dia buta.

mungkin dia tidak akan bisa tidur karena memikirkan bagaimana nasib uangnya.
dimana uang itu akan disimpan.
bagaimana cara menambah uang itu.
wah jeg sing ngidaang pules pules sube jelemane to…

amun sube keto, jeg satu kata deen
“amaaahhhh leeemmmm….”