inikah wajah pelayan masyarakat itu?

pelayanan rumah sakit di Kabupatenku kayaknya buruk sekali.
tapi itu cuma terjadi di beberapa bagian saja.
cuma ada beberapa saja yang aku anggap telah memenuhi standar pelayanan yang baik kepada konsumen.
Setelah melihat logo2 atau slogan2 yang dipajang di dinding setiap ruangan membuatku ingin berkomentar kalau itu adalah hanyalah pajangan dinding. Fungsinya seperti lukisan.
mereka sepertinya suka sekali dengan lukisan kata2.
yang dilihat hanya sepintas lalu, tanpa mengetahui arti kata2 sebenarnya.
Bagaimanapun bagusnya Slogan atau Logo yang ditampilkan, akan tetapi jika tidak mau dilaksanakan akan sama hambarnya dengan Kosong.
mending jangan aja ditempel tuh Slogan agar nggak membuat mata sesak ketika melihat sekeliling.


emang sih jika orang2 yang disana masih statusnya muka lama. maka status pelayanan RSU Klungkung pastilah nggak bakalan pernah berubah, meski pihak manajemen dah diganti beberapa kali pastilah akan sia-sia aja.
Pengin rasanya nonjok mukanya satu2 ketika melihat mereka begitu meremehkan masyarakat yang akan  berobat. apalagi dari kalangan tidak mampu.
apakah hal ini akan terus menjadi muka RSU kita tercinta.
aku yang sebagai bagian minoritas tidak bisa memberikan kata banyak akan hal ini…
setidaknya pihak Pemerintah Daerah punya inisiatif sendiri menyikapi hal yang telah terjadi disana.

Dulu pernah baca koran Bali Post (edisinya lupa), disana dijelaskan ketika ponakan atau keluarga dari anggota DPRD mengalami sakit. mereka sangat diutamakan sekali. seakan2 mereka adalah raja, sedangkan masyarakat lain seperti dianggap sebagai tokoh figuran yang nggak ada gunanya disana.
apa mungkin harus diubah aja tuh nama RSU (Rumah Sakit Umum) menjadi RSK (Rumah Sakit Khusus). menurutku akan lebih tepat seperti itu, sampai mereka bisa memperbaiki citra mereka di mata publik masyarakat Klungkung.

Kalau seperti ini masalahnya pihak siapakah yang harus disalahkan?
yang jelas “tiang sing nawang ape de !!!”

[listening to: bondan prakoso – Siapa]
Please give me your comment, if you had a same problem as me.
i open it for change mind each other.

deSuk @2006-04-26

Advertisements

2 thoughts on “inikah wajah pelayan masyarakat itu?”

  1. a-Q sih ga heran dengan masalah yang kamu punya. Tanpa kita sadari uang, derajat, kedudukan emang jadi raja di mata mereka yang mungkin kurang mempunyai nurani. siapa yang ga mau cari muka meski ia udah punya muka, pengen bermuka ganda kali? siapa yang gak mau dikenal ma pejabat?
    how ever itulah yang namanya manusia, ga ada yang sempurna de. Makanya kalo pengen diperlakukan seperti mereka kenapa ga coba ngelamar jadi pejabat??????
    bisa jadi orang – orang itu ga pernah miskin, or kurang mampu? ato pura-pura membutakan matanya. dan terang aja tanpa dipungkiri waktu mreka nglamar jadi pns or pejabat kan ga sedikit duit yang mreka keluarkan buat suntik sana suntik sini!. Maka dari itu a-Q ga mau jadi PNS, terlalu menyedihkan and ga berperasaan sama sekali. A-Q ga nuduh semua sih.
    What ever, jadi orang orang miskin emang susah dan itu emang wajib hukumnya. Tapi ga separah itu kok. masih banyak keajaiban2 yang mau menolong mereka. contohnya Yayasan tempat aku kerja. Kita berusaha meringankan beban mereka tanpa membebani mereka. if you interest liat aja di http://www.balieye.org
    cory dah main ngecap aja,

  2. gpp kok
    kita disini bisa saling tukar pikiran tentang apapun.
    meski kita nggak bisa bicara langsung, tetapi kita kan bisa bikin blog yang bisa dibaca oleh orang-orang.

    ajang untuk berekspresi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s